Gadis berumur enam belas tahun di perkosa enam orang pria

Gadis berumur enam belas tahun di perkosa enam orang pria

Beberapa bulan yang lalu di rumah sakit kejiwaan di Kota Solo ada seorang pasien perempuan sekitar umur enam belas tahun yang diantarkan oleh Dinas Sosial untuk berobat dan mendapat terapi karena masalah kejiwaannya.

Pada saat datang menumui dr Jiemi Ardian seorang psikiater yang menangani gadis tersebut, keadaan gadis itu sangat kacau.

Ia teriak teriak dan menangis karena jiwanya sangat terguncang. Hal tersebut dikarenakan gadis tersebut telah diperkosa oleh enam pria secara bergiliran.

Kejadian tersebut berawal pada saat sang gadis sedang pulang menuju rumahnya, lalu ditempat yang sepi dia diperkosa yang awalya hanya oleh satu orang .

Gadis tersebut teriak minta tolong pada siapa saja orang yang berada disekitarnya. Pada saat itu ada sekira beberapa orang pria lewat.

Namun laki-laki tersebut bukan menolong tapi malah ikut memperkosanya. Mereka berenam memperkosa gadis tersebut secara bergilirann.

Lalu sang korban ditinggal begitu saja setelah di perkosa. Dia pulang dengan terluka fisik terutaman emosional.

Sesampai di rumah gadis itu menceritakan apa yang terjadi namun keluarganya malah mengusir dia dari rumah dan ditampung dirumah petinggi desa.

Disana lagi lagi gadis itu diperkosa oleh kakek yang sudah berumur. Karena hal ini merupakan aib bagi kampung itu maka di nikahkanlah mereka.

Itulah mengapa keadaan gadis itu menjadi terguncang. Namun sekarang gadis itu sudah membaik tidak seperti pertama kali dibawa ke rumah sakit.

Pemerkosan biasanya terjadi pada perempuan.. Namun sebenarnya ada juga yang terjadi pada laki-laki.

Jika berbicara tentang apa penyebab pemerkosaan, masyarakat awam menjawab pakaian yang seksi, hasrat yang tidak tersalurkan, terlalu banyak menonton video pornografi.

Namun faktanya, sepertiga pelaku pemerkosaan sudah memiliki istri, pameran korban pemerkosaan di Belgia menunjukan bahwa pakaian korban tidak seksi.

Menurut buku men who rape karya nicolas grot pemerkosaan terjadi karena golongan anger dan power, hate, contempt pada dirinya.

Itu mengapa sepertiga dari pelaku pemerkosaan adalah mantan pacar atau mantan suami yang mempunyai dendam terhadap korban.

Dan sebagian besar pemerkosaan dilakukan oleh orang yang mengenal korban. Pada saat diperkosa setelah beberapa lama korban tidak melawan.

Hal itu terjadi karena otak depan korban di hijacked oleh hippocampus sehingga korban diam saja saat di perkosa.

Selain itu pada beberapa kasus ditemukan bahwa korban pemerkosaan dapat mengalami orgasme namun sebenarya korban tidak menikmati sama sekali.

Pada saat melakukan hubungan seksual terdapat dua cairan yang dihasilkan. Yang pertama cairan yang dihasilkan diawal yang berfungsi sebagai pelumas yang kedua cairan yang dihasilkan pada saat orgasme.

Pada peristiwa pemerkosaan sudah pasti cairan pertama tidak akan dihasilkan karena hubungan seksual yang terjadi merupakan paksaan.

Lalu yang kedua cairan yang dihasilkan pada saat orgasme. Untuk mengurangi kerusakan yang lebih parah pada bagian intim.

Maka respon tubuh manusia adalah mengeluarkan cairan yang kedua. Itulah alasan mengapa pada beberapa kasus pemerkosaan sang korban mengalami orgasme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *