Di Luar Dugaan, Pertamax Jadi BBM Terlaris Saat Mudik Lebaran

Di Luar Dugaan, Pertamax Jadi BBM Terlaris Saat Mudik Lebaran

Di awal kemunculannya, Pertamax banyak ‘dibenci’ pengguna bensin karena dianggap lebih mahal dibanding jenis Premium.

Meski sudah banyak beredar informasi mengenai manfaatnya yang lebih baik untuk mesin, namun tetap saja masih banyak orang yang menggunakan Premium atau Pertalite dengan pertimbangan harganya lebih murah.

Namun di luar dugaan, saat arus mudik Lebaran 2018 ini, Pertamax justru menjadi BBM yang paling banyak diburu.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, peningkatan permintaan pengguna jalan terhadap Pertamax ini dimulai sejak awal arus mudik, sekitar 10 hari sebelum Lebaran.

Peningkatan tersebut awalnya berada di angka 10%, kemudian meningkat menjadi 17% dan 25%. Sebelum Idul Fitri, peningkatan permintaan Pertamax mencapai 49% dan masih bertambah 2% lagi di hari Idul Fitri.

Padahal ketika itu permintaan BBM lain mengalami penurunan. “Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan, permintaan terhadap Pertamax terus meningkat pada saat Idul Fitri serta H+1, disaat seluruh jenis BBM mengalami penurunan.

Hal ini mengindikasikan, Pertamax tetap diminati bukan hanya untuk perjalanan jauh, tetapi juga untuk rute-rute pendek di dalam kota tujuan mudik,” Adiatama menuturkan.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai membuka pikirannya dan memahami bahwa harga Pertamax yang lebih tinggi juga sebanding dengan manfaatnya, baik itu untuk kendaraan maupun lingkungan.

Penggunaan Pertamax secara menyeluruh dan dalam jangka waktu yang lama diyakini bisa membuat udara lebih bersih dan bebas polusi.

Berkenaan dengan naiknya permintaan Pertamax pada saat arus mudik, Pertamina pun cepat tanggap dengan meningkatkan persediaan Pertamax untuk arus balik.

Hal ini dilakukan tertuaam di pom bensi yang berada sepanjang jalur mudik Pulau Jawa sampai dengan Madura.

Tak hanya itu saja, Pertamina sudah menyiapkan 117 kantong BBM untuk cadangan seandainya ada SPBU yang mengalami kehabisan lebih cepat dari waktu yang diperkirakan.

Tak hanya Pertamax dan BBM saja yang disediakan lebih banyak, Pertamina juga memastikan tidak akan terjadi kelangkaan LPG pada saat Lebaran seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di berbagai kota.

Ada 31 ribu pangkalan LPG yang disiagakan pada saat libur Lebaran dengan harapan tidak akan ada kota yang sampai kehabisan LPG.

Persediaan tersebut melebihi rata-rata konsumsi per hari masyarakat hingga 2 kali lipat, sehingga Pertamina menjamin tak akan terjadi kelangkaan gas.

Bukan hanya memastikan mudik berjalan lancar dengan persedian bahan bakar, namun Pertamina juga menyediakan berbagai layanan khusus misalnya saja SERAMBI Pertamax di 13 titik, 32 unit Mobil Dispencer, Kiosx Pertamax di 72 titik, dan juga 283 unit Motoris Kemasan.

Hal tersebut diharapkan bisa mempermudah para pemudik untuk beristirahat maupun mengisi bahan bakar tidak hanya di SPBU saja, namun juga sepanjang tol dan jalur utama yang dilewati.

Meski ada layanan khusus dari Pertamina, namun diharapkan para pemudik melakukan persiapan maksimal dengan mengisi penuh bahan bakar di titik keberanagkatan.

Namun jika terjadi sesuatu yang di luar perkiraan, bisa menghubungi Contact Center Pertamina di nomor 1 500 000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *